Kamis, 28 September 2017

Taiwan

Taiwan...
Ya, saat ini aku ada di Taiwan.
Ngapain? Rekreasi? Ngunjungin saudar?
Wooowww....hebat banget kalau kayak gitu.
Ya enggak lah...
Aku bekerja disini sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).
Ya, benar. Seorang sarjana psikologi, menjadi TKW di Taiwan.
Enggak perlu heran.
Sekarang ini banyak sekali para sarjana yang mencari rejeki di negeri orang, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Enggak perlu malu, atau gengsi. Yang penting bisa bekerja, kebutuhan keluarga dirumah tercukupi. Aamiin..

Kenapa Taiwan?
Entahlah, waktu itu gaji yang menggoda ada di Taiwan, sekitar Rp. 7jt,-.
Waktu itu terlalu naif, dimana pun berada pasti bisa solat, pasti ada waktu untuk ibadah.
Tapi kenyataannya, setelah ada disini?
Enggak semua majikan membolehkan pembantunya untuk solat. Apalagi yang menunggu orang tua. Mereka banyak yang melarang pembantunya solat. Karena menurut mereka, di Taiwan enggak boleh solat, kalau solat mereka bisa cepat mati.
Nah...apa hubungannya???

Sekarang, terlanjur ada disini, aku harus bisa bertahan. Harus kujalani semua ini dengan baik.
Semua demi Emak dan anak-anak ku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar